Kembali ke organik, lingkungan hijau jauh dari rasa galau

Meningkatnya kesadaran masyarakat terutama di daerah perkotaan untuk menerapkan pola hidup sehat turut mendorong pola hidup kembali ke alam. Produk pertanian organik menjadi sesuatu yang sangat dicari, baik yang berhubungan dengan pangan, kosmetik, dan lainnya. Permintaan produk-produk organik meningkat setiap harinya, membuat bisnis di bidang produk organik sangat menggiurkan. Selain produknya yang sehat dan bernilai ekonomis tinggi, sistem organik juga memberikan pengaruh untuk mengurangi polusi terhadap lingkungan.

Istilah organik sebenarnya tidak asing lagi terdengar di telinga kita. Organik adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan organisme, baik itu organisme yang masih hidup ataupun yang sudah mati. Istilah organik banyak diterapkann di berbagai disiplin ilmu. Namun saat ini, organik sering dikait-kaitkan dengan istilah kesehatan dan gaya hidup sehat. Meskipun istilah organik cukup mudah untuk diucapkan, akan tetapi penerapannya tidak semudah apa yang kita bayangkan, apalagi mengkonversi sistem yang sebelumnya bukan organik menjadi organik. Penerapan sistem organik memerlukan proses yang harus dilalui guna mendapatkan label organik pada suatu produk, sehingga produknya sudah dapat dan layak diperjualbelikan ke khalayak.

Kembali ke organik pada hakikatnya hanyalah kembali pada kondisidi zaman dahulu ketika belum mengenal zat-zat kimia sintetik yang dapat membahayakan tubuh dan lingkungan. Oleh karena itu proses kembalinya ke sistem organik bisa dikatakan hanya kembali pada nuansa kehidupan zaman dulu yang diterapkan di zaman sekarang.

Produk pangan organik banyak disoroti oleh khalayak karena tingginya tingkat permintaan dan konsumsi bahan baku makanan, baik yang sudah diolah ataupun dalam bentuk produk segar. Semakin bertambahnya kebutuhan organik tersebut membuat banyak praktisi bisnis berbondong-bondong untuk menerapkan sistem organik dalam setiap produk yang dijualnya.

Iklan
Dipublikasi di Uncategorized | Tag | 1 Komentar